Home Blog

Arti Domain dan Penjelasannya

0

Kukarmedia.com – Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Domain? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

Pengertian Domain

Domain merupakan sebuah nama unik untuk mengidentifikasi suatu server komputer (seperti web server, mail sever) di jaringan komputer atau internet sehingga pengguna lebih mudah untuk mengaksesnya tanpa harus mengingat IP address server tersebut.

Pada dasarnya untuk bisa mengakses informasi dari sebuah server, kita harus menggunakan alamat IP (internet protocol).

Pengertian Domain Menurut Para Ahli

1. Irene Joos dan Nancy

Domain ialah suatu identitas sebuah website di internet. Sebuah domain terdiri dari nama domain dan ekstensi.


2. Smitdev Community

Domain yaitu sebuah daerah di dalam kristal dimana semua sel satuan pada daerah tersebut memiliki orientasi magnetik yang sama.

3. Yuhefizar

Domain yakni salah satu nama unik yang dimiliki oleh sebuah website yang terdiri dari dua bagian dan dipisahkan oleh sebuah titik.

4. Muhammad Tanzir Wilson

Domain yaitu sebuah URL yang unik di internet sehingga situs anda bisa diakses oleh pengunjung di seluruh dunia.

5. Bambang Roni’in

Domain yakni suatu himpunan nilai untuk definisi kolom yang anda gunakan untuk membuat tabel.

Baca Juga :  √ Internet : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Manfaat, Dampak & Faktor Yang Mempengaruhi Kecepatannya Lengkap

6. Buku Microsoft

Domain ialah kumpulan secara logikal komputer-komputer yang berbagi database terpusat.

7. Andy Shera

Domain merupakan salah satu nama yang diketik untuk menampilkan website di layar monitor.

Cara Memilih Domain

  • Gunakan sebuah nama domain yang unik, sehingga orang dapat dengan mudah mengingat dan juga membedakan nya dengan nama domain yang lain.
  • Gunakan nama domain yang gampang diingat, caranya dengan mengunakan nama yang mudah dieja dan mudah diketik. Sehingga orang akan dengan mudah untuk mengunjungi kembali website Anda sewaktu-waktu.
  • Gunakan nama domain yang singkat, nama domain usahakan jangan lebih dari 25 karakter.
  • Gunakan nama domain yang SEO friendly, yaitu memuat sebuah keyword di dalamnya.
  • Gunakan sebuah domain dengan extention international, contohnya .com, .net, .info, dan .org.
  • Jangan gunakan tanda penghubung ( – ) dan angka.
  • Segera daftarkan nama domain yang Anda inginkan, karena tidak menutup kemungkinan domain tersebut nantinya akan didaftarkan terlebih dahulu oleh orang lain. Apalagi jika domain tersebut mengandung nilai komersil seperti nama sebuah merk atau perusahaan.
  • Pilih penyedia layanan domain yang terpercaya, agar dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
  • Biasanya kualitas layanan berbanding lurus dengan harga, hal ini juga bisa berlaku untuk pembelian nama domain.

Jenis dan Contoh Domain

1. Top Level Domain (TLD)

Pengertian Top Level Domain merupakan salah satu segmen terakhir dari sebuah nama domain, atau akhiran dari suatu nama domain.

TLD dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut :

Generic Top Level Domain (gTLD)

  • .com : untuk situs komersial.
  • .biz : untuk situs bisnis.
  • .info : untuk situs informasi.
  • .edu : untuk situs pendidikan.
  • .org : untuk situs organisasi.
  • .gov : untuk situs pemerintahan.
  • .mil : untuk situs militer.
Baca Juga :  √ Intranet : Pengertian, Sejarah, Manfaat, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

Contry Code Top Level Domain (ccTLD)

  • .id : untuk situs di negara Indonesia.
  • .us : untuk situs di negara Amerika.
  • .uk : untuk situs di negara Inggris.
  • .sg : untuk situs di negara Singapura.
  • .my : untuk situs di negara Malaysia.
  • .cn : untuk situs di negara Cina atau Tiongkok.

2. Second Level Domain (SLD)

Second level domain yaitu suatu nama domain yang dapat didaftarkan oleh seseorang atau instansi tertentu untuk suatu website mereka. Second level domain tepat nya berada di bawah Top Level Domain.

Sebagai contoh, pada nama domain Seputarilmu.com, Seputarilmu ialah second level domain, dan .com adalah Top Level Domain.


3. Third Level Domain

Third Level Domain yakni sebuah nama domain yang berada sebelum SLD dan TLD, atau sering disebut juga dengan sub domain. Jenis domain ini biasanya digunakan untuk keperluan tertentu, misalnya untuk keperluan membuat email.

Contoh penggunaan Third Level Domain, yaitu sebagai berikut :

  • mail.google.com, mail yaitu third level domain.
  • www.seputarilmu.com, www ialah third level domain.

Fungsi Domain

1. Mempermudah Pengguna Internet Ketika Mengakses Server

Fungsi domain yaitu untuk dapat memudahkan pencarian website, karena sebelum domain dapat ditemukan setiap website yang akan dibuka juga mengharuskan mengetikkan alamat IP website tersebut.

2. Mempermudah Mengingat Situs Website

Dengan adanya domain, membuat para pengguna internet lebih mudah mengingat situs website. Contohnya ialah domain google.com.

3. Menunjukkan Pemilik Website

Suatu domain yang hanya bisa dimiliki atau juga digunakan untuk satu website saja. Untuk itu, banyak perusahaan besar yang sering menggunakan nama suatu perusahaan mereka sebagai domain website mereka sehingga para user dapat jauh lebih mudah mengetahui sebuah pemilik dari website yang sedang dibukanya.

Baca Juga :  √ Jenis & Ciri Manusia Purba Di Indonesia : Pengertian, Sejarah & Gambarnya Lengkap

4. Menggambarkan Jenis Website

Beberapa website tertentu juga biasanya dibuat dengan menggunakan suatu domain khusus jenis website tersebut. Website-website suatu organisasi maupun website pendidikan.

Contohnya website yang dapat menggunakan domain TLD atau Top Level Domain .org (website organisasi) .edu (website pendidikan). Untuk itu, dengan melihat domain TLD pada suatu website bisa tahu jenis website tersebut secara langsung.

5. Menunjukkan Negara Asal Website

Sebagian website tertentu juga seringkali menggunakan domain negara mereka sebagai domain websitenya. Website pemerintah, organisasi, atau juga pendidikan contohnya gov.id (website pemerintah di Indonesia), ac.id (website pendidikan di Indonesia) dan edu (website pendidikan luar negeri).

Pengertian dan Kegunaan Web Hosting

0

Kukarmedia.com – Bagi Anda yang hendak masuk ke dalam dunia maya, sebaiknya perlu mempelajari apa itu hosting atau dapat juga disebut dengan web hosting, web hosting ini sendiri sangat berkaitan erat dengan dunia maya yang akan Anda geluti kelak.

PENGERTIAN WEB HOSTING
Anda tentu akan bertanya apa itu web hosting, pengertian web hosting itu sendiri adalah sebuah layanan internet yang akan yang berfungsi untuk menyewakan tempat untuk menyimpan berbagai macam data atau dokumen yang dibutuhkan oleh sebuah web. Data-data yang dimaksudkan disini seperti gambar, email, aplikasi, database, dll.

Atau dengan kata lain jika diibaratkan web hosting adalah sebuah mall, dan web Anda diibaratkan sebagai sebuah kios yang menyewa tempat di salah satu bagian mall tersebut. Pihak mall akan memberikan berbagai macam fasilitas yang dibutuhkan oleh si penyewa ruko atau kios tersebut. Begitu juga dengan web hosting yang akan menyewakan tempatnya untuk pengguna web.

KEGUNAAN WEB HOSTING

Sedangkan kegunaan web hosting itu sendiri adalah untuk mempermudah para pengguna web untuk dapat menyimpan data yang diperlukan dalam sebuah web yang dikelolanya. Tentunya akan sedikit merepotkan jika tidak menyimpan data atau file di web hosting. Selain itu sebuah web hosting juga dapat menyimpan email, dapat menyimpan informasi di internet, dapat menyimpan video, dapat menyimpan gambar, dapat digunakan untuk membuat blog, dapat membuat web, dapat mempublikasikan tulisan, dan juga dapat digunakan untuk membuat survei. Biasanya tempat sebuah web hosting menarik bayaran per bulan.

TIPS MEMILIH WEB HOSTING
Ketika Anda hendak memilih web hosting ada baiknya jika memperhatikan beberapa hal berikut ini;

1 Kapasitas
Hal yang harus Anda ketahui pertama kali adalah berapa kapasitas yang Anda perlukan untuk web yang dikelola, apakah Anda memerlukan 25 MB, 500 MB atau bahkan 1 GB. Anda harus memilih kapasitas tersebut dengan baik, dan sesuai dengan kebutuhan, karena semakin besar kapasitas web hosting yang akan disewa secara otomatis biaya yang harus Anda keluarkan juga akan semakin besar.

2. Teknologi
Anda juga harus menyadari benar, teknologi seperti apa yang digunakan dalam web yang dikelola, apakah Anda mengguunakan server dari Linux atau menggunakan windows. Jika Anda membuat file dnegan PHP maka web hosting yang akan digunakan juga harus mendukung file PHP tersebut. Begitu juga ketika Anda menggunakan file dalam bentuk JSP, ASP, Perl, dll. Anda harus teliti benar dalam memesan web hosting tersebut, jika ada yang kurang mengerti tidak ada salahnya jika menanyakan langsung pada perusahaan web hosting tersebut, jangan sampai Anda salah membeli web hosting.

3. Support
Anda juga sebaiknya memeriksa apakah layanan support dari perusahaan tersebut 24 jam. Karena ada kemungkinan terjadi masalah dnegan web Anda dan tentunya harus menanyakan langsung pada perusahaan hosting yang Anda sewa tersebut.

4. Database
Jika Anda menggunakan website secara dinamis maka pastikan bahwa perusahaan tersebut juga menyediakan layanan database. Periksa juga jumlah database yang disediakan, seperti My QSL, PostgreSQL, Access, dll.

5. Backup
Ada juga sebaiknya memeriksa apakah perusahaan hosting tersebut mempunyai layanan backup atau tidak, karena ada beberapa layanan hosting yang tidak mempuyai layanan backup, sehingga ketika terjadi sesuatu maka data Anda akan hilang begitu saja.

6. Bandwidth
Bandwidth adalah besarnya data transfer selama sebulan. Maksudnya adalah ketika sebuah perusahaan hosting menyediakan bandwidth 1 GB selama 1 bulan, dan Anda memiliki file HTML dengan ukuran 20 kb beserta jumlah pengunjung per hari 100 orang. Maka Anda akan menghabiskan bandwidth per hari 20 kb x 100 orang = 2000 kb /2 MB. Sedangkan untuk sebulan maka 2MB x 31 hari = 62 MB. (Lihat penjelasan selengkapnya mengenai Bandwidth: Pengertian Bandwidth)

 

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?

Salam KUKAR MEDIA
Powered by